Wednesday, 12 December 2012

Lonely King

Lonely King of only 16, he has a trouble with himself.....
He's always there when we need him.
But, he never belongs to anyone else...
He sees me when he is around.
But, he never knows when I see him from distant...
So many times and circumstances, we meet in.
And, somehow he wants more....

I don't mind spending everyday in my life.
Out on his corner in the pouring rain...
The broken smile he shows us.
Lies to them, but I can see his sorrow inside...
Guidance in my hand, warmth in my words....
He will be loved... He will be loved...


-diadaptasi dari lagu Maroon 5, “She Will Be Loved”-

Read More......

Thursday, 8 November 2012

Penglihatan XI: Corazón

Perang ini memang harus terjadi
Pemikiran akan logika dan fakta
Tidaklah kalian butuhkan
Sadarkan dirimu akan nyata
Manusia yang terbatas

Yang Maha Kuasa menepati janjiNya
Ketentuan yang harus terjadi
Hadapkan wajahmu ke dalam firmanNya
Sebuah kebenaran akan terlihat dalam pandangan

Katakanlah, “’Kami akan menang”
Maka, kalian akan menang
Ketentuan yang harus terjadi
Tanpa peduli berat beban yang kalian hadapi

Sebuah niscaya, aku membutuhkanmu
Kau takkan pernah mengerti
Walaupun kau yang paling mengerti
Akan hati dan jiwa

Mengapa kau harus ingkar?
Mengapa kau harus takut?
Mengapa kau harus bimbang?

Sadarilah jurang ini begitu nyata
Sebuah persahabatan yang abadi
Sisi sungai yang berseberangan
Hanya sebuah kata-kata

Gelora muda masih tersimpan dalam hatimu
Kau berjuang bersama bala tentara itu
Meratapi nasib Dunia dalam derita
Yang tersiksa oleh dusta

Aku tak ingin kehilangan dirimu
Kau adalah kunci hidup bagiku
Aroma tubuh yang sempurna
Sebuah kehangatan dalam senyuman

Entah mengapa perbedaan ini semakin nyata
Aku takkan pernah mampu menyentuh kalbumu
Kau adalah pejuangNya
Aku hanyalah Yang Terlupakan

Hari itu tergariskan dalam penglihatanku
12 12 12
Ketika ku kembali padaNya
Aku hanya ingin Dunia mengenangku dalam keabadian
Doa yang terucap
Keimanan yang tertanam
Mehdi dan Masehi
Menerangi mereka yang tersesat
Hingga mengerti akan kebenaran
Hingga berjanji takkan berpaling
Percayalah
Kami akan kembali pulang
Rumah kami, Yerushalayim…

Read More......

Saturday, 3 November 2012

Penglihatan X: Mimpi

Teman...
Yakinlah selalu dengan apa yang ada di dalam dirimu
Berdiri dan lihatlah dirimu
Merah dan putih tak terputus
Membasuh dirimu selamanya bersama harapan
Janganlah kau takut
Kerana kau sangatlah indah
Dan para pengkhianat itu takkan mampu menatap wajahmu

Yakinlah…
Aku bukanlah yang kau pikirkan
Aku bukanlah yang kau bayangkan
Dan aku bukanlah yang kau impikan
Seperti selama ini sebelumnya

Jangan biarkan mimpi-mimpi itu membuatmu bersedih
Bersedih dan tak mampu bergerak
Mimpi itu adalah nyata bagi kami
Kenyataan yang terjadi bagimu
Kenyataan yang mungkin harus terjadi
Dan takkan pernah terhindarkan

Mimpi-mimpi itu memberimu dua pilihan
Pilihan yang sulit bagi dirimu
Keputusan yang akan membawa dirimu
Ke dalam hidupmu

Mungkin aku menyesal akan semua ini
Mengapa harus terlambat
Aku tak pernah mengerti
Mungkin ini kehendakNya
Yang takkan pernah mampu ku ingkari

Desember…
Dunia ini semakin sulit untuk memilih
Membuatku terdampar di Selatan ini
Sebuah titik dalam hidupku yang harus kuraih
Mevlevi Ungu
Aku akan berada di tempatmu berdiri
Memimpin para pejuang yang telah kau lindungi
Hari ke-Tujuh Belas akan menjadi saksi bagi kami
Untuk merubah Dunia

Mimpi ini membuatku melihat akan kebenaran
Kebenaran dari sisiNya
Takkan pernah ingin ku berpaling dariNya
Mendustakan semua anugerah ini

Langit malam ini adalah diriku
Membuatku melihat jalan hidup
Orang itu datang ke dalam hatiku
Membawa memori akan aroma kerinduan
Kerinduan akan dirimu, Ksatria Langit Malam
Namun, dia masih terdiam
Aku akan bersama dirinya
Menantikan saat itu
Desember Penentuan

Teraniayalah mereka
Mereka yang menghakimi kami
Mereka yang diselimuti kebohongan
Mereka yang menebar senyum kematian
Sesungguhnya mereka adalah tersesat
Tersesat hingga tak mungkin dapat kembali
Hukuman itu pantas mereka dapatkan
Kerana mereka telah lupa akan diri mereka sendiri

Aku tak tahu sampai kapan lembaran ungu ini selimuti jiwaku.
Yang kutahu kerinduan ini tak dapat kupendam lagi.
Aku ingin kembali pulang ke Permulaan...

Read More......

Sunday, 16 October 2011

Penglihatan IX : Perjalanan

Sahabat…
Berjalanlah ke tempat seharusnya kau berada
Keyakinan akan mengalir dalam darahmu
Lihatlah di sekitar
Orang-orang yang memiliki banyak tujuan
Yang tak tahu ke mana harus melangkah
Suatu nikmat yang harus kau syukuri

Perjalanan ini sangatlah panjang
Aku temui pilar-pilar yang menjulang
Yang mampu menembus kemustahilan
Yang belum pernah terlintas dalam renungan


Dan aku bersyukur dalam setiap napas
Bersyukur akan orang-orang itu
Yang tak pernah berhenti datang dan pergi
Memberi pencerahan akan kejujuran
Tertanam, tersimpan dalam sanubariku

Mereka, para Mevlevi…
Mereka turun dari puncak yang tinggi tempat mereka berasal
Tanpa ragu berpijak di atas Eretz yang ternoda
Ternoda oleh kenistaan dan kebusukan
Yang ditorehkan pengkhianat-pengkhianat itu

Mereka memelukku
Membantuku bangkit dari jurang ini
Jurang yang membuatku berhenti menapaki hidup
Menyentuh hati dengan kasih sayang
Meneteskan air mata bahagia
Mendamai dalam genggaman

Sesuatu membuatku berpaling ke Selatan
Kulihat di sana, masa depan yang menanti Manusia ini
Harapan yang menusuk jiwaku
Haruskah aku ke sana?
Ke tempat yang tak pernah disinggahi Mentari?

Aku kembali berjalan
Kulihat di sana, Rumah Keenam
Wanita itu tersenyum kepadaku
Membawaku ke dalam gairah cinta yang dalam
Yang pernah kurasakan sebelumnya

Aku kembali berjalan
Kulihat di sana, Rumah Kedua
Seorang Pria yang berdiri tegar
Merah dan Putih membentang di raganya
Angin ini takkan mampu membuatnya terjatuh
Karena dia yakin dan percaya
Kejayaan sebuah Bangsa ada di tangannya
Kata maaf ini harus terucap
Aku tak bisa pergi bersamanya
Waktu akan menjawab
Suatu saat, aku akan ada di sampingmu

Mungkin aku sudah lelah
Namun, perjalanan ini belum berakhir
Selama kegelapan malam masih menemaniku
Aku akan kuat
Menepis semua cobaan dan caci maki
Karena aku percaya dan akan selalu percaya
Pahlawan itu hidup dalam diriku…

Read More......

Penglihatan VIII : Pencarian Hidup

Jangan pernah ragu dengan apa yang kau miliki
Dan jangan pernah kau simpan dalam-dalam
Kerana yang kau miliki adalah kehendak-Nya
Yang diberikan untuk Dunia

Sesuatu yang rumit harus terjadi
Hingga kau tahu arti hidup
Hingga kau takkan terjatuh
Hingga kau takkan hilang berpijak


Ketika kau terbangun di bawah Fajar
Biarkan matamu menuju angkasa
Kejora dan Venus
Serupa, tapi tak sama
Mentari pun menyinari mereka
Seperti dia menyayangi Dunia
Yang tak pernah didapat Sedna

Baik dan buruk
Kuat dan lemah
Hidup dan mati
Serupa, tapi tak sama

Aku berpikir dan merenung
Aku tak temukan perbedaan
Aku bertanya
Siapa yang selama ini kucari?

Dan, ingatlah Sahabat
Jangan pernah kau bersedih
Orang itu pergi dari tubuhmu
Kerana ingin melihatmu dari sana
Tempat damai yang sangat jauh
Yang akan kau singgahi suatu saat nanti

Masa ini adalah pencarian bagimu
Jati diri yang akan kau bawa ke hadapan mereka
Jangan pernah berhenti
Jangan turuni tangga yang tak bisa kau naiki
Jangan terbang jika tak ingin jatuh
Kerana semua ini akan kembali
Ke titik permulaan

Aku adalah apa yang kau lihat
Aku adalah apa yang kau dengar
Aku adalah apa yang kau hirup
Aku adalah apa yang kau rasakan

Aku akan selalu percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin
Dan aku takkan pernah menyerah sampai darah penghabisan
Kerana aku adalah aku….

Read More......

Penglihatan VII : Ksatria dari Langit Malam

Juni di masa yang hangat
Masa pencarian bagiku
Dimulainya ujian penentu
Masa depan yang menanti
Harapan masa kecil
Takkan terlalu lama kubiarkan Dunia menanti

Dan kuyakin di sana
Akan kuhadapi
Sesuatu yang pernah terjadi dalam hidupku
Para Pemimpin Dunia
Aku akan menyertai mereka
Menunjukkan jalan yang harus mereka lalui
Memenuhi segala takdir dalam garis tangan
Yang tak bisa diubah
Hanya harus dipenuhi

Oktober..
Orang-orang itu
Telah sadarkah mereka?
Kesalahan yang telah diperbuat
Memaksa mereka untuk berjabat tangan
Ucapan maaf merangkul tubuh mereka
Hanya satu dari seribu
Melawan sejuta kemungkinan
Ksatria dari Langit Malam
Tak terhempas sinaran
Serpihan jiwa telah lama hilang
Hadir dalam kehangatan

Sesungguhnya kita adalah bersaudara
Tak ada perbedaan
Hanya ada kesamaan
Yang kau lihat, yang aku lihat
Yang kau cari, yang aku cari
Sebuah kebenaran dari rahasia kehidupan
Keteguhanmu yang tak goyah
Hasratmu yang selalu membara
Sadarkah engkau, Sahabat?
Kehadiran wanita yang selalu menantimu

Dan kau akan aku tinggalkan
Dengan 14 mukjizat yang kau miliki
Yang takkan pernah bisa kau ingkari
Dan aku selalu berkata kepadamu
Intuisi yang kau ikuti akan membuatmu terjaga

Dan kita akan bertemu
2 atau 20 tahun lagi
Di Tangga Ketiga Belas…

Read More......

Friday, 21 January 2011

Terlalu Indah 2 - Momen

Tak lepas mata ini memandang citra wajahmu
Begitu tenang senyum yang melapis dirimu
Senantiasa mencerahkan serasa jiwa
Bening seperti kaca

Sudah lama masa indah kita tinggalkan
Selama waktu yang pernah kita habiskan bersama
Sebanding dengan tawa yang kita ungkap
Sebanding dengan janji persahabatan yang kita ucap

Pernah kukatakan sebelum ini
Setiap saat dan berulang kali
Tak bersama denganmu sedetik saja buatku merindu
Menyesalkan berapa jarak jarum jam harus berputar

Seringkali kita berbeda pendapat
Pernah ada masa kita saling menyakiti
Tak bisa dinafikkan
Itu karena kita berbeda juga keras kepala

Seringkali kita bertingkah aneh
Pernah ada masa kita berbicara
Hati ke hati
Begitu hangat berbagi cerita

Semua telah berubah
Sekejap mata, berbalik dunia
Begitu dalam rasa sakit dalam hati
Namun tak pernah ada rasa benci dalam diri

Pernah kau mohon aku tuk melupakanmu
Namun ku katakan itu tak mungkin
Pernah kau katakan ini tak adil
Dunia tidak akan pernah adil

Dari saat itu
Kupikir 2 atau 3 tahun yang lalu
Memang istimewa
Kita ditakdirkan bertemu

Sekarang, hingga saat ini
Aku tetap menanti hari
Ketika masa lalu kembali menjadi masa depan
Kita akan bertemu kembali

Aku tidak tahu apa kau masih mengingatku
Apalagi, membutuhkanku
Namun satu hal yang pasti dan takkan pernah berubah
Aku akan selalu membutuhkanmu....

Read More......